Breaking News
Home / Kota Toea / Mercusuar Willem III Saksi Bisu Kejayaan Perniagaan Semarang

Mercusuar Willem III Saksi Bisu Kejayaan Perniagaan Semarang

Mercusuar Pelabuhan Tanjung Emas

KOTATOEA. COM — Mercusuar ini dibangun Belanda pada tahun 1884 setelah  kota Semarang sebagai kota Pelabuhan Kolonial dengan tujuan awal sebagai pintu gerbang pengangkutan  gula ke dunia. Konon, pada abad XIX itu, Hindia Belanda telah menduduki peringkat kedua sebagai penghasil gula dunia.

Mercusuar yang berdiri megah di Pelabuhan Tanjang Emas Semarang Jawa Tengah ini hingga kini masih kokoh berdiri dan kini sudah  132 tahun.
Mercusuar yang diberi nama Willem III ini terbuat dari baja dan menjulang tinggi sekitar 30 meter dan telah menjadi pemandu puluhan tahun bagi para pelaut yang masuk Pelabuhan. Hingga kini mercusuar masih berfungsi dengan baik.  Jangkauan cahaya mercusuar ini sejauh 20 mil. Dari menara ini sanggup memancarkan sinyal cukup untuk memandu para pelaut yang akan memasuki pelabuhan.

Mercusuar Willem III kala itu dibangun untuk memfasilitasi lalu lintas armada kapal-kapal VOC yang memasuki pelabuhan. Belanda saat itu juga membangun gudang-gudang di sekitar serta membangun secara apik pelabuhan Tanjung Emas agar bisa disinggahi kapal-kapal besar.

Sekarang ini, mercusuar secara resmi dikelola oleh pemerintah di bawah Kementerian Perhubungan. Mercusuar Willem III juga menjadi saksi bisu bahwa Semarang tumbuh menjadi kota berniaga berkat berkembangnya Pelabuhan Tanjung Emas.

Sumber: Merdeka.com

About admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*